Dalam rangka tugas akhir....
Bagian 1
Semilir angin malam menerpa ranting-ranting pohon yang hampir patah. Dedaunan pun ikut bergoyang bersamaan dengan rantingnya. Langit yang hitam pekat semakin menambah kelamnya malam ini.
Linda semakin merapatkan jaketnya, pulang malam selalu menjadi hal yang menakutkan baginya. Seperti saat gigi susumu kehilangan bangku utama di skuat gigi, begitupun Linda, ia seperti akan hilang di telan malam.
Tugas kuliah adalah alasannya. Tugas untuk menyelidiki peninggalan orang-orang Belanda di daerah masing-masing. Libur tiga hari di akhir pekan membuatnya berpikir keras. Peninggalan Belanda apa yang akan ia selidiki. Selagi berpikir, tak terasa ia telah berjalan hingga ke ujung jalan di perempatan. Tinggal belok kiri sekitar 10 meter, sampailah ia di rumahnya. Sesaat ia memandang rumah tua tidak jauh dari rumahnya. Nuansa horor menyelimuti rumah tua itu. Rumah belanda. Rumah yamg masih terlihat kokoh dengan halamannya yang luas dan di kelilingi dengan pohon besar. Terhitung ada enam pohon yang masih berdiri dengan rindangnya. Pernah suatu kali, timbul kenginan dalam diri Linda untuk masuk ke dalam rumah itu. Tetapi, rasa takut selalu membuat Linda mengurungkan niatannya.
Dan kini, dengan konyolnya, ia berniat untuk menyelidiki rumah belanda itu. Tanpa pikir panjang dan dengan pertimbangan yang cukup singkat, Linda sudah mantap untuk menyelidiki rumah belanda itu. Bersama dengan kelompoknya, saat ia bercerita bahwa ada rumah belanda di daerahnya, Siva, teman satu kelompoknya dengan sangat antusias mengusulkan agar mereka menyelidiki rumah belanda itu saja. Dan parahnya, ia setuju. Jadi, di sinilah ia, memandang rumah tua itu dengan penuh harap bahwa misinya akan berhasil. Semoga saja.
Tiba-tiba, dengan sangat mengejutkan muncullah seekor burung hantu keluar dari jendela rumah itu yang dibiarkan terbuka, terbang dengan kepakan sayapnya yang seolah mengatakan, "Menyingkir dan menjauhlah kamu" . Dengan tergesa, Linda berlari masuk melewati pagar dan membuka pintu tanpa salam.
TBC
